TENTANG POLIGAMI
RASULULLAH
Pernahkah
kita berfikir bahwa Rasulullah itu kejam atau tidak adil karena istrinya lebih
dari satu? Ya, mungkin pernah. Tapi sebenarnya kita membuang jauh-jauh fikiran
tersebut karena kita tidak tahu jawaban yang sebenarnya. Benar bukan? ... dan
taukah kita, bahwa orang dari agama lain rata-rata menilai Islam itu orang yang
suka poligami, perang, teroris dan masih banyak lagi. Apa yang bisa kita
lakukan jika kita pun tidak tahu jawabannya?...
Apasih
poligami? seseorang beristri lebih dari satu. Dalam Islam sendiri poligami
hanya diperbolehkan tidak lebih dari empat istri, kita pasti tau itu. Tapi
kenapa Rasulullah istrinya lebih dari empat bahkan sepuluh? Ya... itulah
kelebihan Rasul dengan mahluk yang lain. Jawaban ini masuk akal tidak? Ya...
Rasulullah berperangai baik dan menjadi teladan bagi umatnya. Mungkin kita
butuh penjelasan lebih luas kenapa Rasulullah melakukan poligami pada saat itu,
saya mencoba sedikit memaparkan penjelasannya dibawah ini.
Syarat utama
yang disebutkan dalam Al-Qur’an adalah kita mesti adil. jika tidak, maka lebih baik satu. Rasulullah
adalah sosok yang sudah terkenal kebaikkannya sejak beliau masih kecil, dan itu
diakui oleh para musuhnya saat itu. Istri pertama Rasulullah bernama Siti
Khodijah, seorang janda dan saudagar
kaya pada masa itu. Taukah kita,
Rasulullah hanya mempunyai satu istri yang masih perawan...yaitu Aisyah ra. Dan
Selainnya adalah janda, ya janda... ngga percaya? Baca lagi bukunya . Niat Poligami Rasulullah adalah baik, yaitu untuk
menolong mereka bukan karena menuruti hawa nafsu, nah... sedangkan kita?. Ketika
Rasulullah ingin menikahi perempuan, beliau mesti mendapat persetujuan dari istrinya yang
lain. Rasulullah selalu bersikap baik terhadap semua istrinya.
Dalam suatu riwayat, ada istri
sahabat Rasul yang bernama Siti Saudah, dia ditinggal suaminya gugur di medan
perang. Ia adalah janda yang sudah agak tua, agak jelek, miskin, dan ia sudah mempunyai
tiga anak. Intinya jika seseorang yang ingin memperistrinya mungkin akan
berfikir seribu kali untuk menikahinya. Ketika itu ia menghampiri Rasul dan
Rasulullah pun merasa kasihan. Rasulullah menawarkan kepada sahabat yang lain
untuk diperistri. Namun dari sahabat Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin
Affan hingga Ali bin Abi Thalib tidak ada yang mau, maka akhirnya Rasulullahlah
yang menikahi Siti saudah.
Kita lihat... betapa mulianya hati
Rasulullah, tidak seperti sekarang... laki-laki kebanyakan mengunggulkan takhta
dan kekayaannya untuk berpoligami, tapi akhlaq? ...
SHOLLU’ALANNABII...MUHAMMAD !!!
Allahumma shollu’alaiih...
Sebagai tambahan, di zaman sebelum Rasulullah
saw wanita itu tidak ada harganya. Malah
orang tua mereka merasa malu dengan kelahirannya tersebut. Namun setelah Beliau
hadir dimuka bumi ini... kedamaian mulai terasa, dan hadirlah agama yang
Rahmatan lil’alamiin yaitu Islam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar