Minggu, 19 Oktober 2014

SEKILAS TENTANG RUMAH TANGGA RASULULLAH

TENTANG POLIGAMI RASULULLAH

            Pernahkah kita berfikir bahwa Rasulullah itu kejam atau tidak adil karena istrinya lebih dari satu? Ya, mungkin pernah. Tapi sebenarnya kita membuang jauh-jauh fikiran tersebut karena kita tidak tahu jawaban yang sebenarnya. Benar bukan? ... dan taukah kita, bahwa orang dari agama lain rata-rata menilai Islam itu orang yang suka poligami, perang, teroris dan masih banyak lagi. Apa yang bisa kita lakukan jika kita pun tidak tahu jawabannya?...
            Apasih poligami? seseorang beristri lebih dari satu. Dalam Islam sendiri poligami hanya diperbolehkan tidak lebih dari empat istri, kita pasti tau itu. Tapi kenapa Rasulullah istrinya lebih dari empat bahkan sepuluh? Ya... itulah kelebihan Rasul dengan mahluk yang lain. Jawaban ini masuk akal tidak? Ya... Rasulullah berperangai baik dan menjadi teladan bagi umatnya. Mungkin kita butuh penjelasan lebih luas kenapa Rasulullah melakukan poligami pada saat itu, saya mencoba sedikit memaparkan penjelasannya dibawah ini.
            Syarat utama yang disebutkan dalam Al-Qur’an adalah kita mesti adil.  jika tidak, maka lebih baik satu. Rasulullah adalah sosok yang sudah terkenal kebaikkannya sejak beliau masih kecil, dan itu diakui oleh para musuhnya saat itu. Istri pertama Rasulullah bernama Siti Khodijah, seorang  janda dan saudagar kaya pada masa itu.  Taukah kita, Rasulullah hanya mempunyai satu istri yang masih perawan...yaitu Aisyah ra. Dan Selainnya adalah janda, ya janda... ngga percaya? Baca lagi bukunya . Niat  Poligami Rasulullah adalah baik, yaitu untuk menolong mereka bukan karena menuruti hawa nafsu, nah... sedangkan kita?. Ketika Rasulullah ingin menikahi perempuan, beliau  mesti mendapat persetujuan dari istrinya yang lain. Rasulullah selalu bersikap baik terhadap semua istrinya.
Dalam suatu riwayat, ada istri sahabat Rasul yang bernama Siti Saudah, dia ditinggal suaminya gugur di medan perang. Ia adalah janda yang sudah agak tua, agak jelek, miskin, dan ia sudah mempunyai tiga anak. Intinya jika seseorang yang ingin memperistrinya mungkin akan berfikir seribu kali untuk menikahinya. Ketika itu ia menghampiri Rasul dan Rasulullah pun merasa kasihan. Rasulullah menawarkan kepada sahabat yang lain untuk diperistri. Namun dari sahabat Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan hingga Ali bin Abi Thalib tidak ada yang mau, maka akhirnya Rasulullahlah yang menikahi Siti saudah.
Kita lihat... betapa mulianya hati Rasulullah, tidak seperti sekarang... laki-laki kebanyakan mengunggulkan takhta dan kekayaannya untuk berpoligami, tapi akhlaq? ...
SHOLLU’ALANNABII...MUHAMMAD !!! Allahumma shollu’alaiih...
Sebagai tambahan, di zaman sebelum Rasulullah saw  wanita itu tidak ada harganya. Malah orang tua mereka merasa malu dengan kelahirannya tersebut. Namun setelah Beliau hadir dimuka bumi ini... kedamaian mulai terasa, dan hadirlah agama yang Rahmatan lil’alamiin yaitu Islam.

            

Tidak ada komentar:

Posting Komentar